Zaman-zaman Menjelang Hari Qiamat

21 April 2012

Sesungguhnya peringatan-peringatan dan tanda-tanda kiamat sudah ada dan dekat sekali. Hanya dengan itu manusia bisa mengerti jangka waktu dekat dan tidaknya hari kiamat. pernah disinggung didalam firman Allah SWtdidalam Q.S 47 Muhammad : 18) yang berbunyi

"Maka tidaklah mereka yang ditunggu-tunggu, kecuali hari kiamat yang datang kepada mereka secara tiba-tiba, (dimana) sungguh sudah datang tanda-tandanya. Maka bagaimanakah faedahnya peringatan untuk mereka manakala kiamat itu datang".
Adapun tanda-tanda (zaman) menjelang hari kiamat antara lain adalah:
1. Segala sesuatu diukur dengan uang
Tidak hanya dunia yang diukur dengan uang, bahkan agamapun dihormati kalau ada uang. Banyak orang dihormati karena mereka kaya dan banyak pula tokoh-tokoh agama disingkirkan fatwa nya. Mereka juga merasa rendah dan hina tanpa uang, dan sulit bergerak kemanapun. Sementara banyak Orang hormat dan ucapannya dipercaya kalau memiliki uang banyak. "Laa haulawalaa kuatailla Billah"


Rosulullah SAW Bersabda :
"Manakala zaman akhir telah tiba; maka ukuran agama dan manusia adalah dirham dan dinar (Uang)".

2. Sangat Mencintai kesenangan dunia
Semua karena uang. Semua orangpun mengejar uang, dan itu lebih besar dibandingkan mengejar agama. Kepada Allah SWT mereka semakin menjauh seperti tidak pernah terdengar. kalau orang sekolah, mereka mencari bagaimana dunia menjadi lebih baik lantaran memperoleh kerja yang mudah meraup uang yang banyak. Orang semakin banyak berprinsip bahwa dunia adalah tujuan/tumpuan hidup sehingga sampai mati yang dikejarnya hanyalah dunia, sementara prihal akhirat dilupakan.

Rosulullah SAW Bersabda :

"Kiamat semakin dekat dan keinginan manusia terhadap duniawi semakin menjadi-jadi sedangkan terhadap Allah SWt semakin jauh". (H.R Imam Hakim, Melalui Ibnu Mas'ud ra)

Semua ini menyeret manusia kearah budaya bermegah-megahan. Membuat bangunan yang tinggi-tinggi dan indah-indah. hal itu pertanda kiamat sudah dekat.


3. Sulit mencari yang halal dan orang tidak bisa dipercaya
Kejahatan merampok atau membunuh demi uang merajalela, sebab uang yang halal sangat sulit dicari. walaupun ada tidak sebanding dengan keadaan yang sudah sama-sama memburu dunia

Rosulullah SAW Bersabda :

"Yang paling sulit ditemui pada akhir zaman ialah uang yang halal atau saudara yang bisa dipercaya". (H.R Ibnu Asakir, Melalui Ibnu Umar r.a)

4. Tidak peduli halal dan haram
Rosulullah SAW Bersabda :

"Kelak sungguh akan datang menimpa manusia suatu zaman, dimana pada zaman itu seorang tidak memperdulikan lagi harta yang diperoleh, apakah dari hasil yang halal ataukah yang haram". (H.R Imam Bukhari, Melalui Abu Hurairah R.a)

5. Agama dibuat ajang bisnis
Rosulullah SAW Bersabda :

"Kelak sesudah-Ku, benar-benar umat-Ku akan diselimuti oleh fitnah-fitnah yang seakan-akan seperti gelapnya malam. Dizaman itu pagi hari seseorang dalam keadaan mukmin, sore harinya menjadi kafir dan banyak kaum yang menjual agamanya dengan harta duniawi dengan harga sedikit". (H.R Imam Hakim, Melalui Ibnu Umar r.a)

6. Orang tua menjadi budak dan budaya salam tidak laku
Rosulullah SAW Bersabda :

"Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah : manakala seorang laki-laki (Masuk) kemasjid, kemudian didalamnya ia tidak mengerjakan sholat dua rokaat (Sholat Sunat Tahiyatal Masjid). Bila mana seorang laki-laki tidak mengucapkan salam kecuali hanya kepada orang orang yang dikenal saja. serta bilamana anak-anak kecil menjadikan orang-orang tua sebagai pesuruh". (H.R Imam Thabrani, Melalui Ibnu Mas'ud r.a)

7. Shodaqoh tidak berlaku
Rosulullah SAW Bersabda :


"Bersedekahlah kalian sebab kelak akan datang suatu zaman menimpa kalian, dimana seseorang berjalan membawa sedekah nya, lalu orang yang didatanginya berkata : 'andaikan engkau mendatangkan kemaren, aku pasti menerima sedekah itu, dan sekarang aku tidak memerlukan sedekah lagi'. Akhirnya si dia tidak menemukan orang yang menerima sedekah". (H.R Imam Syaikhani, Melalui Haritsah Ibnu Wahb Ra).


Sebab masa itu harta seperti debu yang tidak berarti pencariannya, bahkan harta para konglomerat atau kafir dibagi-bagi tanpa ukuran. Bahkan harta meledak seakan-akan tidak ada kenikmatan lagi.  Bahkan sekarangpun ada sebagian orang yang tidak bisa membedakan kenikmatan harta sebab terlalu banyak harta yang dimiliki.


Rosulullah SAW Bersabda :

"Sungguh kelak akan menimpa kepada manusia zaman, dimana pada zaman itu seorang laki-laki berkeliling membawa zakat berupa emas, tapi tidak menemukan seorangpun yang mau menerima zakatnya. dizaman itu laki-laki akan diikuti oleh 40 wanita yang berlindung kepadanya, sebab terlalu sedikitnya laki-laki dan terlalu banyaknya perempuan". (H.R Bukhari Muslim).

8. Ilmu agama lenyap dan kemaksiatan merajalela
Rosulullah SAW Bersabda :


"Sesungguhnya termasuk tanda-tanda hari kiamat (1) Ilmu/agama dilenyapkan, (2) Kebodohan dalam masalah agama muncul, perbuatan zinah menyebar, minuman keras banyak diminum, laki-laki banyak yang mati dan kaum wanita tetap, sampai bagi 50 wanita hanya ada seorang laki-laki yang melindunginya". (H.R Imam Syaikhani, Melalui Annas r.a)

9. Banyaknya Fitnah disana sini
Rosulullah SAW Bersabda :


"Kelak akan terjadi banyak fitnah; pada zaman tersebut orang duduk lebih baik dari orang yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada orang yang berjalan, serta orang yang berjalan lebih baik dari orang yang berlari". (Hadits Melalui Abu Hurairah r.a)

10. Islam tinggal nama, Qur'an hanya dibaca, Masjid kosong dan Ulama membuat fitnah
Rosulullah SAW Bersabda :


"Akan datang suatu zaman dimana islam hanya menjadi sebutan saja, agama hanya bentuk saja, Al-Qur'an hanya dibaca saja. mereka memang meramaikan masjid, tetapi masjid itu sendiri sunyi dari dzikir menyebut asma Allah SWT. orang-orang  yang paling busuk dizaman itu adalah para ulamanya. karena mereka timbul banyak fitnah, dan fitnah itu akan kembali kepada mereka pula dan mereka inilah yang tersebut merupakan tanda-tanada hari kiamat". (Hadits melalui Ali Bin Abi Thalib r.a ; Zabdatul Waa'idhim)

11. Jual beli tidak laku, Jarang turunnya Hujan, ghibah, Riba, Anak-anak Berzinah dan kemungkaran ada dimana-mana

0 komentar:

Poskan Komentar

ترك التعليق