Mudajah Ibnu Atailah

14 April 2012


Ilahi
Dalam harta kekayaan-Mu aku adalah fakir
Sedangkan dalam kefakiran, akupun merasa fakir
Karena aku adalah orang yang fakir

Ilahi
Akulah orang yang jahil dalam ilmu
Betapa hal ini
Tiada lebih bodoh dari kebodohan ku

Ilahi
Sungguh perubahan ketetapan-Mu
Cepat sampainya takdir-Mu
Itu semua telah menahan orang-orang arifin
Merasa puas atas semua pemberian

Ilahi
Dari kehinaan yang layak
Dari kemulian-Mu yang marak

Ilahi
Dengan sifrat-sifat-Mu yang lembut
Dengan halusnya welas asih
Engkaupun tahu aku lemah
Tiadalah engkau menolak
Dengan sifat lembut dan welas-Mu
Dari kelemahan diriku

Ilahi
Bila ada pada ku kebaikan
Karena kasih dan karuniamu
Engkau berhak menuntut ku
Jika ada kejahatanku
Itu semua karena keadilan-Mu

Ilahi
Bagaimana aku menjadi wakil-Mu
Untuk mengurus diriku
Padahal engkau menjamin bagiku
Betapa aku akan terhina
Padahal Engkau Sang Penolong
Bagaimana mungkin aku kecewa
Padahal; engkau maha pengasih

Ilahi
Aku dating kepada-Mu
Dengan tanganku yang fakir
Bagaimana aku berperantara
Padahal mustahil akan sampai pada-Mu
Pada-Mu ku adukan diriku
Padahal tak ada yang tersembunyi pada-Mu
Betapa ku mesti beri penjelasan
Padahal semua dari-Mu jua
Mengapa aku harus kecewa
Padahal dihadapan-Mu aku selalu berdo’a
Mengapa aku tiada menjadi baik
Dari dan kepada-Mu

Ilahi
Betapa diriku mendapat elus kehalusan-Mu
Yang Maha Agung
Padahal aku bodoh dalam kejahilanku
Besar nian rahmat-Mu
Karena begitu buruk prilaku diriku

Ilahi
Begitu Engkau dekat diriku
Begitu jauhnya aku dari-Mu

Ilahi
Sangan besar kasih-Mu
Ada apa gerangan
Yang menutup antara aku dengan-Mu

Ilahi
Ku akui perubahan
Ku akui pergantian zaman
Masa berubah zaman berganti
Namun kekuasaan ku pahami
Keagungan kusadari
Sehingga tak terlupa
Selalu kupahami

Ilahi
Dosa telah menutup pandanganku
Kemurahan-Mu membisikkan padaku
Ketika putus asa menggerogoti jiwaku
Aku menemukan rahmat-Mu
Karena aku insane rendahan
Karunia-Mu juga membukakan harapan

Ilahi
Diantara salahnya kebaikan insane
Betapa kesalahn itu bukan suatu dosa
Ketika ilmu menjadi pengakuan belaka
Betapa pengakuan itu bukan kepalsua juga

Ilahi
Hukum-Mu memang pasti
Kehendak-Mu juga harus terjadi
Tiada kesempatan bagi yang pandai
Bias berkata apa-apa
Tiada juga
Bagi yang sakit menunjukkan keadaannya

Ilahi
Berapa banyakpun ketaatanku
Berapa banyakpun keadaanku
Dapat ku baguskan
Tetapi tiba-tiba keadilan-Mu juga yang berlaku
Karena karunia-Mu juga
Tiadalah aku bergantungpada amalku semata

Ilahi
Engkau Maha Tahu hal diriku
Hal amalku
Tiada ku melakukan kesinambungan
Tetapi aku tiada putus menempatkan niat dan cintaku
Pada semua amal

Ilahi
Betapa aku mesti berniat
Padahal engkaulah penentu
Bagaimana aku mesti bertekat
Padahal engkau yang memerintah

Ilahi
Aku pontang panting dialam ini
Karena bagiku jauh jalan hidup ini
Dekatkan aku pada jarak-Mu
Oleh amal yang segera aku dating di hadapan-Mu

Ilahi
Betapa bisa jadi alasan
Yang menunjukkan semua wujud kejadian
Berhajat pada-Mu
Tiada yang lebih terang dari-Mu
Semuanya  jadi penjelasan
Kapan kegaiban memerlukan keterangan
Kapan engkau menjadi jauh
Padahal alam mendekatkan hajatnya pada-Mu

Ilahi
Sungguh mata hamba menjadi buta
Karena tiada melihat pengawasan-Mu selalu ada
Sunggu rugi perniagaan hamba
Tiada dapat dari-Mu rasa kasih dan cinta

Ilahi
Engkau suruh aku perhatikan alam
Pada peluputan selubung dalam
Nur cahaya-Mu bagi mentari semesta alam
Sebagaimana ketika aku masuk kedalam mahligai-Mu
Menjadikan terpeliharanya hatiku
Dari gangguan genggaman kelam
Lalu terangkat keinginan diriku
Untuk bersandar kepada-Mu
Kokohkan jiwaku
Agar sungguh pengabdianku kepada-Mu

Ilahi
Ajari aku ilmu pengetahuan
Yang berada dalam persembunyian
Dengan rahasia asma-Mu
Aku tetap dalam pemeliharanaan-Mu

Ilahi
Berilah aku hakikatnya hakikat
Jalankanlah aku bersama ihsan
Yang dating langsung kepada-Mu

Ilahi
Beri aku kepuasan dengan aturanmu
Didalam perasaan pilihan-Mu
Yang engkau jadikan pilihanku
Dari-Mu untukku
Dudukkan aku dalam pilihan-Mu
Diatas keperluanku
Yang dating penuh desakan kebutuhan

Ilahi
Keluarkan aku dari kehinaan
Bersihkan aku ndari keraguan
Sucikan aku dari syirik
Sebelum aku masuk keliang kubur
Tolong dan bantulah aku
Pada-Mu jua aku berserah diri
Jangan jadikan untuk beratnya beban
Hanya pada-Mu aku memohon
Jangan tinggalkan aku dalam kekecewaan
Karena pada karunia-Mu ku berpengharapan
Jangan lah Engkau menolak aku bermohon
Dan mendatangi-Mu penuh harapan
Jangan jauhi aku dalam ketertinggalan
Aku berada dipintu-Mu
Jangan usir aku dari sisi-Mu

Ilahi
Engkau Maha Suci dalam ridha-Mu
Bagaimana pula suatu sebab tergantung dengan-Mu
Engkau Dzat Yang Maha Kaya
Agar sampailah manfaat dari-Mu
Bagaimana mungkin Engkau butuh manfaat dariku

Ilahi
Aku telah dikalahkan oleg Qada’ dan Qadar
Hawa nafsu syahwat telah menawanku
Tolonglah aku, Ya Allah
Tolonglah dari godaan syahwat dan godaan nafsu
Menghancurkan musuh-musuh sahabatku
Kayakanlah aku dengan karunia-Mu
Sehingga aku merasa kayak arena bersama-Mu
Bukan karena suatu permintaan kepada-Mu

Ilahi
Engkaulah penerbit nur didalam hati
Merekapun mengenal-Mu dan mentauhidkan Engkau
Ya Allah, hilangkan kotoran dosaku
Dari hati orang yang mencintai-Mu
Mereka tidak mencintai dan mencari tempat bersandar
Kecuali hanya kepada-Mu
Engkau, ya Allah, pengembira hati mereka
Ketika seisi alam  membuat mereka jemu
Engkaulah pengmbira hati
Ketika seisi alam menjemukan diri
Engkaulah pemberi mereka hidayah
Sehingga kebenaran itu memancar diantara mereka
Orang yang kehilangan Engkau
Telah menghilangkan dirinya
Dan kehilangan dirinya
Dan kehilangan sesuatu
Yang mendapatkan-Mu
Kecewalah orang yang menemukan selai-Mu
Rugilah orang yang lari dari-Mu

Ilahi
Betapa aku mengharap yang bukan dari-Mu
Padahal Engkau tak memutuskan tali-Mu
Betapa aku memohon kepada selain kamu
Padahal karunia-Mu tetap kuterima
Wahai Dzat yangt memberikan rasa manis
Kepada yang mencintai-Mu
Bermesraan dalam kasih saying-Mu
Mereka berdiri dihadapan-Mu
Dalam kelembutan welas kasih-Mu
Engkau Dzat yang memberi pakaian kebesaran para Wali-Mu
Dalam kebanggaan dan kemuliaan-Mu

Ilahi
Engkau adalah Pendzikir sebelum dzikirnya ihsan
Engkau adalah pemberi kebaikan
Sebelum datangnya para abidkepada-Mu
Engkau pemberi yang Maha Pemurah
Sebelum datangnya para peminta kepada-Mu
Engkau juga Maha Pemberi
Kepada orang yang meminjam kepada-Mu

Ilahi
Bawalah aku mendekati rahmat-Mu
Agar aku segera sampai kepada-Mu
Tariklah aku kedalam karunia-Mu
Tiadalah mampu aku menghadap-Mu
Kecuali karena karunia dari-Mu

Ilahi
Alam ini adalah penghalang
Ketika aku dating menghadap-Mu
Dan ilmuku menghentikan aku
Didepan pintu-Mukarena kemurahan-Mu

Ilahi
Mestikah aku kecewa, padahal engkau harapanku
Betapa aku bisa terhina
Padfahal kepadamu sajalah aku berserah
Ilahi
Betapa aku jadi mulia
Padahal Engkau tempatkan aku pada kehinaan
Betapa aku jadi mulia
Sedangkan pada-Mu kumasukkan diriku
Betapa aku tidak butuh
Padahal aku fakir
Mana mungkin aku tidak memerlukanmu
Padahal kemurahan-Mu
Telah memberikan aku harta benda
Engkau Tuhan, tiada sesembahan kecuali Engkau
Engkau kenalkan diri-Mu pada segala sesuatu
Sehingga tiada sesuatupun jua
Tak mengenal kepada-Mu
Engkau yang mengenalkan diri-Mu
Sehingga aku bisa memandang-Mu sangat jelas
Engkau sangat jelas pada apapun
Wahai Dzat Yang Bertahta di’Arsy
Dengan sifat kasih-Mu.’Arsy itu gaib dari mataku
Dengan kasih dan cinta-Mu
Sebagaimana alam ini musnah didalam ‘arsy-Mu
Engkau tutupi Arsy itu dengan cakrawala yang bercahaya
Wahai Dzat yang bernaung didalam tembok kemuliaan
Sehingga tiada tercapai pandangan penglihatan
Wahai Dzat yang menjelmakan keindahan
Penuh kesempurnaan
Terbuktilah itu dalam hati dan perasaan
Engkau tampak jelas walau dalam persembunyian
Engkau Tafiqur Rahman
Tempat kami mengajukan permohonan

0 komentar:

Poskan Komentar

ترك التعليق