Hak Kepemilikan Harta Bagi Kaum Hawa

04 Februari 2013

Seorang suami atau ayah sering disebut sebagai penopang ekonomi keluarga, karena lewat dirinyalah umumnya seorang istri atau anggota keluarga memperoleh harta yang dikelola untuk kepentingan rumah tangga, kebutuhan bersama atau keperluan lainnya. Juga anak-anak pun didapatkan dari seorang ayah.

Menurut syariat Islam yang mulia, asal kebutuhan kaum wanita ditanggung oleh kaum laki-lakinya, sbagaimana Allah SWT berfirman,

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Artinya:
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar."
(QS. An-Nisa': 34).

Penjelasan:
[289] Maksudnya: tidak Berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya.
[290] Maksudnya: Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik.
[291] Nusyuz: Yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya.
[292] Maksudnya: untuk memberi peljaran kepada isteri yang dikhawatirkan pembangkangannya haruslah mula-mula diberi nasehat, bila nasehat tidak bermanfaat barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, bila tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas. bila cara pertama telah ada manfaatnya janganlah dijalankan cara yang lain dan seterusnya.

Menurut Al-Hafizh Ibnu Katsir, lelaki adalah pemimpin, pembesar, pemutus urusan dan pendidik bagi kaum wanita ketika ia bengkok (menyimpang ) karena lelaki lebih baik dan lebih utama daripada wanita. Oleh karena itu, yang dijadikan Nabi hanya lelaki. Di samping itu, karena lelaki telah membelanjakan dan mengeluarkan hartanya untuk memberi mahar kepada wanita yang dinikahinya, memberi nafkah kepada keluarganya dan tanggungannya yang lain yang diwajibkan ALLAH SWT.

Salah Satu Pemuliaan Islam kepada Kaum Wanita terhadap Harta.
Meski kebutuhan hidup kaum wanita ditanggung dan mereka tidak dituntut untuk mencari harta penghidupan, akan tetapi harta wanita yang mereka peroleh pun tetap dikukuhkan sebagai hak milik mereka sendiri. Inilah salah satu pemuliaan Islam terhadap kaum wanita, ialah penetapan hak pemilikan harta bagi mereka sebagaimana ditetapkan kaum pria.

Allah SWT berfirman,

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا (٣٤)وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya:
"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu."
(QS. An-Nisa': 32).

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا (٣٤)وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا (٣٢)لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالأقْرَبُونَ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالأقْرَبُونَ مِمَّا قَلَّ مِنْهُ أَوْ كَثُرَ نَصِيبًا مَفْرُوضًا

Artinya:
"Bagi orang laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan."
(QS. An-Nisa': 7)

Ayat tersebut di atas adalah pengukuhan hak kaum wanita atas harta yang menjadi hail usaha mereka dan harta tersebut mutlak menjadi miliknya pribadi secara individu.
Sedangkan ayat yang satunya merupakan pengukuhan hak kaum wanita terhadap harta warisan yang mereka dapatkan dari orang tua maupun kerabat dan juga MUTLAK menjadi milik pribadei mereka.
Dari 2 Ayat itu, ISLAM menetapkan bagi kaum wanita hak kepemilikan terhadap harta.

Siapakah Ya'jud dan Ma'jud Itu?

Nabi Muhammad SAW datang kepada para sahabat ketika mereka berbicara tentang sesuatu dan baginda bertanya, “ Apa yang kamu semua bincangkan?” para sahabat menjawab, “kami sedang berbual tentang tanda-tanda hari Kiamat.” 
Kemudian Baginda membalas dengan berkata, “Hari kiamat tidak akan berlaku sebelum…”Baginda menyebutkan 10 tanda, dan ini semua disebut sebagai tanda-tanda besar. Tanda-tanda besar tersebut adalah,
  1. al-Masih Dajal Nabi Penyelamat Palsu.
  2. Yakjuj dan Makjuj atau Gog and Magog.
  3. Turunnya Nabi Isa bin Maryam.
  4. Terbit asap di muka bumi.
  5. Dabbatul Ardh (satu makhluk dari tanah atau bumi)
  6. Matahari terbit dari Barat
  7. Tiga pergerakan bumi
  8. Tiga tanah runtuh
  9. Bumi terbelah dan menelan apa sahaja di laluan belahannya. Ini sebagai amaran kepada Timur, Barat dan Semenanjung Arab.
  10. Api muncul dari Yaman dan akan menghalau umat manusia ke tempat perhimpunan nya. (kemungkinan di Arafah)
 Semua tanda-tanda besar di atas sangat berkait rapat dengan kewujudan Yahudi Bani Israel di muka bumi ini.Konspirasi terancang dan kejahatan mereka bukan sekadar meminda hukum hakam mengikut cita rasa  mereka, bahkan sanggup membunuh para nabi dan Rasul. 
Allah telah berfirman mengenai Bani Israel yang berbangga-bangga dan mendakwa bahawa mereka telah membunuh dan menyalib Putera Maryam dan bercakap besar tentangnya. Mereka telah dihalau dari Tanah Suci Palestine, namun Allah masih menyimpan rasa belas kasihan kepada mereka ketika itu.  
Maksud Firman Allah dalam surah al-Israa ayat 8Mudah-mudahan Tuhan-mu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepada-Mu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kederhakaan) nescaya kami kembali (mengazabmu) dan kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman. 
Namun syarat mendapat belas kasihannya disebut oleh Allah di penghujung surah al-A’araf. Allah berfirman,
(iaitu) orang-orang yang mengikut rasul, nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka Itulah orang-orang yang beruntung. 
Allah mensyaratkan mereka menerima Nabi yang ummi (buta huruf). Nabi yang tidak tahu membaca dan menulis dan bukan dari bangsa Yahudi. Jika mereka menerima, mempercayai, mengikuti dan membantunya maka ketika itulah kaum Yahudi layak menerima belas dan keampunan Allah SWT. 
Tatkala nabi Muhammad tiba di Madinah di penghujung Hijrah, ketika itu pintu untuk pengampunan terbuka luas bagi mereka. Pusat para pendeta Yahudi adalah di Madinah. Semua Rabbi berada di sana. Pintu pengampunan itu terbuka selama 17 bulan sehinggalah Allah menutupnya. Kerana setelah 17 bulan ia telah jelas  dan nyata bahawa mereka bukan sekadar menolak Nabi Muhammad sebagai nabi. Mereka mengatakan Muhammad boleh jadi Nabi bagi orang Arab tersebut tetapi bukan bagi mereka. Mereka juga telah menolak al-Quran dan merancang untuk membunuh baginda dan memusnahkan Islam.
Bagaimanakah Allah menutup pintu pengampunan kepada mereka. Allah telah menukar arah kiblat dari al-Aqsa ke Kaabah. Dengan mengubah arah kiblat ini Allah mengisytiharkan bahawa umat tersebut, iaitu Bani Israel sebagai umat yang tinggal dalam sejarah.
  
Mereka adalah umat yang tinggal dalam lipatan sejarah. 
Dan Allah meneruskan firman-Nya
Dan (ingatlah), ketika Tuhan mu memberitahukan, bahawa Sesungguhnya dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) sampai hari kiamat orang-orang yang akan menimpakan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya.Sesungguhnya Tuhan mu amat cepat seksa-Nya, dan Sesungguhnya dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Al-A’raaf :127 
Allah mengumumkan bahawa Dia akan membangkitkan ke atas mereka (Bani Israel) sehingga hari kiamat, golongan yang akan menimpakan ke atas mereka hukuman paling dahsyat.
Ketika hayat Rasulullah SAW, terdapat bukti bahawa Yakjuj dan Makjuj  telah dilepaskan. Banyak buku-buku dan kajian telah membicarakan perkara ini.  Ini bermakna, pada masa ini kita telah hidup pada zaman Yakjuj dan Makjuj. Kita juga telah hidup dalam zaman Dajal. Mereka akan terus bersama kita sehingga turunnya Isa alaihissalam. Baginda akan membunuh Dajal, Nabi Penyelamat Palsu tersebut. Kemudian Allah akan membunuh Yakjuj dan Makjuj sehingga akhirnya Islam akan menguasai dunia. Inilah perbincangan yang sangat penting dan surah al-Kahfi adalah satu-satunya surah dalam al-Quran yang secara umumnya dikenal pasti oleh Rasulullah SAW mempunyai perkaitan dengan Dajal. Selain dari surah al-Anbia, surah al-Kahfi juga menyingkap kisah Yakjuj dan Makjuj.
Untuk memahami sejarah dan pengakhirannya, kita harus memahami dunia ini. Ini adalah kerana kita sedang bergerak menjauhi zaman Nabi Muhammad SAW dan Bani Israel telah dikembalikan ke Tanah Suci (Palestine). Negara Haram Israel pun telah dibangunkan di sana. Untuk memahami semua ini serta pergolakan yang berlaku di Baitul Maqdis hari ini, hanya Surah al-Kahfi sahaja yang akan membawa kefahaman dan mengungkap rahsia tersebut.
Pada mulanya orang-orang Arab sendiri tidak tahu bagaimana untuk mengenal pasti sama ada Muhammad itu benar-benar Utusan Allah atau tidak. Lantaran itu, mereka bersetuju menghantar rombongan untuk bertemu Rabbi (Ulama Yahudi) di Madinah. Orang-orang Yahudi lebih mengetahui sifat dan ciri-ciri seorang nabi. Ini kerana sebahagian besar para nabi adalah dari golongan Yahudi. Apabila masalah diajukan, Rabbi itu mengisyaratkan supaya rombongan tersebut bertanya kepada Muhammad tiga soalan sahaja. Jika dia mampu menjawabnya, maka benarlah dia seorang nabi. Hanya orang yang berstatus nabi sahaja mampu menjawab ketiga-tiga soalan tersebut.
Soalan yang diajukan adalah tentang
  1. Pemuda-pemuda pada zaman dahulu yang mempunyai kisah yang sangat mengagumkan.
  2. Seorang pengembara yang mengembara ke dua penghujung dunia.
  3. Tentang Roh.
Apabila rombongan tersebut kembali ke Madinah dan mengajukan soalan tersebut kepada Muhammad, baginda berjanji akan menjawabnya pada hari berikutnya. Setelah beberapa ketika, wahyu Allah turun bagi menjawab persoalan tersebut. Dua dari jawapannya ada di dalam surah al-Kahfi dan jawapan bagi soalan ketiga terdapat dalam surah al-Isra (Bani Israel). Kenapakah jawapan bagi persoalan tersebut berada dalam surah-surah yang berlainan. Jawabnya adalah kerana kedua-dua surah ini mempunyai pertalian dan kaitan yang rapat. Jika kita ingin memahami surah al-Kahfi, kita juga harus beri perhatian pada surah al-Isra.
Esei ini hanya akan menyingkap satu bahagian sahaja dari surah al-Kahfi. Bagi menyingkap persoalan pertama, Allah berfirman
Persoalan yang diajukan adalah berkenaan Zulqarnain. Zulqarnain bermaksud dua tanduk, atau dua zaman. Masa dahulu dan masa hadapan. Zulqarnain adalah gelaran bagi seseorang yang tidak dapat dikenal pasti. Walau bagaimanapun, banyak tulisan dan buku-buku kajian ilmiah di pasaran yang membicarakan personaliti Zulqarnain ini.
Zulqarnain adalah seorang tokoh yang telah dikurniakan oleh Allah dengan kekuasaan yang sangat besar. Kuasa untuk mencapai apa sahaja matlamat yang diingini. Kekuasaannya setaraf dengan penguasa negara-negara kuasa besar pada hari ini. Bezanya, kekuasaan Zulqarnain adalah berasaskan keimanan kepada Allah SWT. Bukan seperti kekuasaan Alexander The Great yang sering disalah anggap sebagai Iskandar Zulqarnain. Alexander the Great diketahui sebagai tokoh yang bergelumang dengan arak dan persundalan.
Jadi, bagaimanakah Zulqarnain menggunakan kekuasaannya itu? Al-Quran menerangkan pengembaraan pertamanya ke arah matahari terbenam (barat). Di sana beliau sampai ke suatu tempat di mana airnya berwarna hitam. Beliau memahami, itu adalah penghujung jalan yang mampu beliau pergi. Di situ beliau terjumpa satu kelompok manusia, dan apakah beliau akan menggunakan kekuasaan beliau sewenang-wenangnya. Seperti penjarah dan penjajah barat lakukan terhadap tamadun umat Islam di Asia dan di Afrika beberapa abad yang lalu.
Zulqarnain berkata bahawa mereka yang melakukan kezaliman dan penindasan akan dihukum. Orang-orang yang zalim, apabila kembali kepada Tuhannya, akan diazab dengan azab yang pedih. Manakala orang yang berbuat baik, akan diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Bahkan mereka akan diberi ganjaran.
Kemudian, Zulqarnain meneruskan pengembaraannya ke arah yang bertentangan. Iaitu ke arah matahari terbit (timur). Di sana juga beliau bertemu dengan satu kelompok manusia di mana “kami jadikan mereka tanpa sebarang pelindung” iaitu tanpa sebarang perlindungan dari sebarang ancaman musuh. Mereka adalah kaum yang hidup secara primitif. Jadi, dengan kekuasaan militer yang dimiliki, apakah perlakuan Zulqarnain terhadap mereka kali ini? Adakah seperti perlakuan penjajah Columbus terhadap kaum peribumi, Red Indian di Amerika. Atau seperti perlakuan Sepanyol terhadap tamadun  Maya di Amerika Selatan pada kurun ke-16.
Zulqarnain melakukan muamalah yang sangat baik dengan mereka. Menghulurkan bantuan seperti yang diminta dan membiarkan mereka meneruskan kehidupan harian seperti biasa.
Demikianlah, apabila kekuasaan berdiri di atas keimanan kepada Allah. Keharmonian dan kesejahteraan akan mewarnai kehidupan. Namun itu semua sudah berlalu. Era Zulqarnain telah lama berlalu. Muhammad telah wafat. Namun baginda telah memberi amaran tentang keadaan dunia akhir zaman ini. Baginda meninggalkan surah al-Kahfi sebagai petunjuk dan pedoman untuk umatnya di akhir zaman. Umat akhir zaman yang pernah disebutnya sebagai umat yang akan diberi ganjaran pahala yang lebih besar. Ganjaran atas amal ibadah dan sunah yang dipelihara meskipun tidak pernah bertemu, apatah melihat wajah baginda. 
Kemudian, Zulqarnain telah mengembara ke arah ketiga, iaitu utara. Arah berlainan dari arah terdahulu. Di sana dia telah sampai ke satu laluan di antara dua banjaran gunung. Di laluan tersebut Zulqarnain telah bertemu dengan satu kelompok manusia. Al-Quran telah menggambarkan kelompok manusia ini sebagai
          “…suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan”
atau tidak difahami pertuturan mereka. Tiada sesiapa memahami bahasa mereka. Mengapakah tiada seorang pun memahami bahasa mereka? Jawapannya.. kerana mereka belum pernah berinteraksi dengan dunia luar. Mereka tidak pernah melakukan sebarang aktiviti perniagaan atau mempunyai hubungan perdagangan dengan dunia luar.
Masyarakat yang melakukan aktiviti tersebut pasti menguasai atau sekurang-kurangnya mengetahui bahasa asing. Atau setidak-tidaknya bahasa mereka akan dapat dimengerti oleh sebahagian orang di dunia luar. Ini bermakna mereka tidak pernah berada di pentas sejarah sebagaimana tamadun Cina, Mesir, Babylon dan Mexico. Mereka adalah puak-puak yang tidak bertamadun. Kerana itu mereka tidak dikenali dalam sejarah. Tiada siapa tahu bahasa mereka.
Zulqarnain perlu mendapatkan khidmat seorang juru bahasa supaya dapat berkomunikasi dengan mereka. Ada yang mengetahui tentang sifat kaum tersebut telah memaklumkan kepada Zulqarnain. Allah memberitahu
Ini satu permintaan yang pelik kerana mereka sanggup membuat pembayaran asalkan Zulqarnain membina tembok yang menghalang mereka dari kaum tersebut. Mengapa mereka tidak meminta Zulqarnain pergi dan belasah sahaja kaum tersebut. Bukankah beliau adalah seorang penguasa dunia ketika itu. Ini menunjukkan walaupun Zulqarnain itu seorang yang berkuasa, dia juga tidak mampu menghapuskan mereka. Yakjuj dan Makjuj itu sangat kuat. Apa yang Zulqarnain mampu hanyalah membuat satu tembok.
Apakah jawapan Zulqarnain terhadap permintaan mereka ini? Dia mengesahkan kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki oleh Yakjuj dan Makjuj ini dengan berkata,
Jadi, tembok ini sudah tentulah tembok yang paling kuat yang tidak menggunakan material kitar semula, batu, kayu, lumpur atau sebagainya. Ia dibina dari logam besi.
Zulqarnain membina tembok dan menghalang laluan di antara dua gunung tersebut. Kemudian Zulqarnain berkata, “ Tiupkan api dengan peralatan kamu supaya api menjadi lebih marak. Kemudian dia mencairkan tembaga dan cairan tembaga itu dituang ke atas tembok besi tersebut. Apabila tembok itu disiapkan, Zulqarnain berkata, "Tembok ini adalah satu rahmat dan kasih sayang dari Tuhanku, Maka apabila sudah datang janji Tuhanku, dia akan menjadikannya pecah dan bolos; dan janji Tuhanku itu adalah benar".
 
  Janji Tuhanku” adalah merupakan salah satu dari 10 tanda-tanda besar kiamat.
 
Dan apabila tembok itu pecah dan bolos, Allah memaklumkan bahawa apabila mereka dilepaskan, mereka akan tersebar seperti gelombang yang akan melanggar sesama mereka. Dan mereka juga akan melanggar semua tembok yang Allah letakkan untuk mengasingkan antara manusia sesama manusia.
Tembok pengasingan sesama manusia ini adalah sempadan adat resam, budaya, bahasa, makanan, pakaian dan sebagainya yang Allah telah takdirkan semenjak kewujudan manusia. Iaitu apabila anak-anak Adam semakin ramai dan berhijrah ke serata pelosok dunia. Anak-anak Adam yang semakin ramai ini akhirnya hidup di merata dunia dengan persekitaran yang berbeza. Inilah yang menyebabkan warna kulit, bahasa, budaya, dan makanan mereka berbeza. Bahkan ajaran dan agama yang tidak pernah diajar oleh para nabi dan rasul pun, mula muncul.
Hasil dari “tembok yang pecah” serta “tersebar seperti gelombang tadi”, maka pada hari ini, bahasa Inggeris telah menjadi bahasa dunia. Wang kertas menggantikan emas dan perak. Papan tanda KFC, Mc Donald, Hamburger, Pepsi, Coca-cola ada di mana-mana. Hampir setiap rumah memiliki telefon mudah alih dan gadget yang canggih. GPRS atau GPS ada di dalam poket. Tiada ruang untuk bersembunyi lagi. Setiap panggilan boleh dirintas. Tiada sekuriti lagi dalam SMS dan email. Astro pula memancarkan gelombang nya dan menguasai 46 peratus jumlah kediaman di Malaysia (2010). Apa yang berlaku di kutub Utara boleh ditonton di bilik tidur. Internet pula menjadikan dunia semakin kecil. Pergerakan semakin pantas. Jadi, apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan, maka dunia akan menyaksikan bahawa seluruh dunia akan bersatu bersama membentuk sebuah masyarakat global.
Kemunculan globalisasi ini mencetuskan rasa khuatir bagi orang yang mengerti. Bagi umat Muhammad, kekhuatiran ini memang ada asasnya. Baginda Rasulullah pernah memberikan amaran kepada sahabatnya bahawa setiap 1000 orang, 999 orang akan menjadi masyarakat globalisasi. Hanya mereka yang menentang untuk menjadi sebahagian dari globalisasi Yakjuj dan Makjuj ini akan terselamat. Hanya mereka yang mengikuti kebenaran akan mampu selamat dari serangan ribut Yakjuj dan Makjuj.
Di dalam sahih Muslim terdapat satu hadis Qudsi di mana Allah SWT telah berfirman “Aku telah mencipta satu makhluk-Ku yang sangat kuat hingga tiada siapa melainkan Aku yang dapat mengalahkan mereka.” Kerana itu apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan hanya Zulqarnain yang setanding dengannya. Mereka akan menguasai dunia ini dengan kuasa yang tiada tandingnya. Dan apabila mereka mengambil alih kuasa dunia ini, mereka akan menjadi penguasa dunia. Tetapi kekuasaan mereka adalah berasaskan kerosakan. Mereka adalah kaum yang membuat kerosakan di atas muka bumi ini.
Apakah yang akan berlaku kepada dunia setelah tembok itu runtuh? Pertama, kuasa dunia yang ada pada masa ini pada asasnya adalah “Godless”. Kita tahu kuasa sebenarnya digunakan untuk menghapuskan penzaliman. Jadi apabila kuasa “godless” itu digunakan ke atas manusia, ia akan digunakan untuk menindas. Bagi mereka yang lemah, ketidakadilan sedang diperlakukan kepada mereka.
Kedua, akan berlaku ketidakharmonian di antara kuasa manusia dan kuasa Allah SWT. Siapakah yang mahu hidup di dunia seperti ini? Dunia yang tiada keharmonian. Hanya orang-orang yang benar-benar beriman akan merasa seperti mahu keluar dari dunia ini. Seperti yang di alami oleh pemuda-pemuda Kahfi. Apabila kuasa tadi berasaskan kepada dasar ‘tidak bertuhan”, kuasa tersebut akan digunakan untuk menghukum mereka yang mempunyai iman. Maka timbullah “Perang Menentang keganasan” (War on Terrorism) Jika kita perasan dan menyedari hal ini, perang ini hanya ditujukan kepada orang-orang Islam sahaja. Ya! Orang-orang Islam sahaja. Semalam, hari ini, dan esok sama sahaja. Tetap orang Islam. Lebih kuat pegangan iman seseorang, lebih besar lagi peluang untuk dia menjadi sasaran. Jika dia seorang yang fasik, dia akan terlepas. Inilah keadaan dunia Yakjuj dan Makjuj seperti yang digambarkan dalam surah al-Kahfi.
Bagaimanakah kuasa itu akan digunakan terhadap cara hidup primitif di seluruh dunia? Apabila Zulqarnain berhadapan dengan mereka, dia membiarkan mereka sebegitu. Tetapi tidak apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan. Dunia mengalami satu fenomena yang ganjil. Kuasa yang ada sekarang digunakan dengan tanpa belas kasihan menghancurkan cara hidup yang primitif. Lihatlah apa yang berlaku di Amerika Utara, di mana orang asli Amerika (Red Indian) telah dihapuskan tanpa belas kasihan. Dihapuskan oleh mereka yang berpakaian dan pergi ke gereja pada setiap hari Ahad. Kemudian mendakwa, “Kamilah orang bertamadun. Ikutilah kami!.”
Penghapusan tanpa belas kasihan cara hidup primitif ini masih berlaku sehingga ke hari ini. Siapakah majoriti penghuni di dalam penjara di Kanada? Mereka adalah orang asli Indian. Mereka menyumbat penuh penjara-penjara dengan orang asli Indian. Siapakah yang ramai menderita di Australia sekarang? Ya! Kaum peribumi. Jadi penduduk asli di dunia ini akan jadi sasaran dan diserang. Cara hidup primitif akan dihapuskan tanpa simpati. Dan Islam adalah dalam kategori primitif bagi mereka. Inilah dunia pada hari ini apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan.Mana-mana kaum asli yang terselamat, mereka akan memakai “jeans biru” dan memakan hamburger Mc Donald’s serta meminum wiski hingga menjadi mabuk. Kerana realiti yang terpaksa mereka hadapi adalah sangat memeritkan untuk ditanggung. Al-Quran telah memberi amaran tentang hal ini. 
BILAKAH YAKJUJ DAN MAKJUJ DILEPASKAN 
Bagaimana untuk kita mengetahui Yakjuj dan Makjuj ini telah dilepaskan? Adakah al-Quran memberitahu kita apa-apa maklumat lagi?
Ya, maklumat ini terdapat dalam surah al-Anbia ayat 95-96. Allah SWT telah berfirman tentang sebuah kota yang telah Dia musnahkan dan penduduknya dihalau.
Bermaksud Allah melarang Bani Israel dari kembali ke negeri tersebut, sehinggalah Yakjuj dan Makjuj dilepaskan. Dan mereka tersebar ke semua arah, dan membuat semua umat manusia menjadi seperti salinan diri mereka sendiri. (melalui perkahwinan campur). Jadi, mereka menjadi pemerintah dunia dan menguasai seluruh dunia ini. Apabila ini berlaku mereka akan kembali ke kota tersebut. 
Berdasarkan pada sumber-sumber yang jelas dari al-Quran dan hadis*, kota tersebut adalah BAITUL MAQDIS. Jadi, ini bermakna, al-Quran sedang memberitahu kita, apabila kamu melihat orang-orang Yahudi di bawa ke tanah suci Baitul Maqdis, ia bermakna pemerintahan dunia Yakjuj dan Makjuj sedang berjalan dan mereka telah membawa masuk orang-orang Yahudi ke tanah suci.
Kini orang-orang Yahudi telah menjarah masuk ke tanah suci dan negara Israel telah ditubuhkan. Sementara kita di negara-negara umat Islam masih terpinga-pinga dengan logo halal,  masih bertekak dalam masalah khilafiah fiqah, masih dan masih dalam perkara yang remeh temeh.
Kini jelas, setelah kita telah mengetahui bahawa Yakjuj dan Makjuj inilah yang bertanggungjawab membawa masuk Yahudi ini ke tanah suci, dan Yakjuj dan Makjuj ini lah yang mengawal seluruh dunia ini, barulah dapat dikenal pasti siapakah Yakjuj dan Makjuj ini. 
SIAPAKAH YAKJUJ DAN MAKJUJ ITU? 
Suatu ketika, ketika nabi sedang tidur di rumah isterinya, Zainab, baginda ternampak sesuatu di dalam tidurnya. Ia sangat mengejutkan dan baginda terjaga. Mukanya merah padam, dan baginda bersabda,
“Celaka lah orang-orang Arab. Kerana kejahatan yang amat dahsyat kini akan datang kepada mereka” Kemudian baginda menunjukkan tanda bulatan dengan mengenakan hujung ibu jari dengan hujung jari telunjuk sambil berkata, “Hari ini sebuah lubang sudah dibuat di tembok.
Tembok yang dimaksudkan adalah tembok yang dibina oleh Zulqarnain. Maknanya ketika itu, pelepasan Yakjuj dan Makjuj sedang berlaku. Kerana pada hari itu Allah Taala telah membuka satu lubang pada tembok tersebut. Tiada siapa yang mampu membuat lubang pada tembok itu kecuali Allah SWT.
Bilakah semua ini berlaku? Ia berlaku ketika Rasulullah di Madinah selepas perubahan kiblat. Pada ketika itu, dalam masa yang sama Allah telah memecahkan tembok tersebut. Ini bermakna Yakjuj dan Makjuj dilepaskan ketika jangka hayat Rasulullah. Adakah kesemua mereka dilepaskan serentak pada masa yang sama? Tidak. Al-Quran telah menegaskan di dalam surah al-Kahfi mereka dilepaskan sedikit demi sedikit seperti gelombang.
Di dalam Hadis Sahih Muslim, Rasulullah menceritakan bahawa gerombolan pertama yang keluar, akan melalui Tasik Tabariyah (Sea of Galilee) di Palestine. Mereka akan meminum airnya. Apabila gerombolan yang terakhir melaluinya mereka akan berkata, “ Dulu pernah terdapat air di sini.”
Oleh sebab ia mengambil masa yang lama untuk menghabiskan semua air dalam tasik itu, ini bermakna pelepasan Yakjuj dan Makjuj akan mengambil satu jangka masa yang amat panjang. Mereka tidak dilepaskan serentak dalam satu waktu. Mereka dilepaskan di dalam jangka hayat Rasulullah.            
 Kini kita akan mengenal pasti siapakah Yakjuj dan Makjuj ini. Siapakah mereka sebenarnya. Ada mereka makhluk berbadan besar setinggi pokok kelapa seperti yang digambarkan oleh guru-guru kita dulu. Adakah mereka ini seperti raksasa yang digambarkan dalam cerita ultra man. Tidak sama sekali.
Pertama, kita mencari manusia yang apabila mereka telah dilepaskan, pertama yang diserang ialah orang yang bahasa pertuturannya tidak dapat difahami. Mereka akan menjadi manusia pertama yang akan menjadi salinan kepada Yakjuj dan Makjuj.
Kedua, apabila dilepaskan mereka akan mempamerkan satu ketaasuban terhadap Tanah Suci. Dan mereka lambat laun akan membawa orang Yahudi kembali ke Tanah Suci. Jadi mereka perlu mengambil alihnya.
Ketiga, apabila mereka dilepaskan, mereka ini lambat laun akan menguasai dunia,
Jadi kita sedang mencari satu bangsa yang mana sebelum zaman nabi Muhammad SAW, mereka bukanlah sesiapa di dunia ini. Mereka tidak pernah dikenali sebelum ini di pentas sejarah dunia. Mereka tidak pernah membangunkan tamadun hebat seperti Mesir, Cina, Babylon, Maya dan sebagainya. Dan mereka tidak pernah mempamerkan sebarang minat istimewa terhadap Tanah Suci sebelum ini. Ini bermakna kita sedang mencari satu bangsa yang wujud selepas zaman nabi Muhammad. Mereka amat berlainan sekali. Mereka kini sedang menguasai dunia. Dan pada masa inilah telah ditakdirkan mereka membentuk satu masyarakat global. Dan seluruh umat manusia akan menjadi seperti salinan diri mereka sendiri.
Jawapannya amat jelas sekali. Sebelum zaman nabi Muhammad, adakah Eropah pernah memiliki tamadun yang hebat? Sebelum zaman nabi Muhammad, adakah Eropah pernah memiliki minat yang amat mendalam terhadap Tanah Suci?  
Sesudah era Nabi Muhammad, bangsa Eropah sudah berlainan dan berubah. Perang Salib telah tercetus dan Eropah mula memeluk Agama Kristian. Dan perang salib kini dilancar untuk mengambil alih Tanah Suci. Hanya bangsa Eropah sahaja yang memiliki ketaasuban untuk mengambil alih Tanah Suci ini. Tidak kepada Kristian bangsa lain. Jadi perang salib ini bukanlah satu fenomena yang mewakili Kristian. Tetapi lebih kepada fenomena bangsa Eropah yang menyamar sebagai Kristian. Dan yang lebih pelik berlaku di Eropah, ada bangsa Eropah yang bertukar menjadi Yahudi. Mereka yang menjadi Yahudi ini menunjukkan ketaasuban yang pelik terhadap Tanah Suci. Merekalah yang membentuk pergerakan yang dikenali sebagai Zionis. 
ZIONIS 
Misi pergerakan Zionis ini adalah untuk membebaskan Tanah Suci, mengembalikan orang Yahudi ke Tanah Suci dan membentuk Negara Israel. Merekalah satu-satunya Yahudi yang mahu berbuat demikian sedang Yahudi lain di seluruh dunia tidak membenarkan semua ini. Seluruh Yahudi lain tidak mahu terlibat dalam perang membebaskan Tanah Suci itu. Kerana mereka beranggapan ia hanya akan berlaku setelah al-Masih kembali. Tetapi Yahudi Eropah menyatakan mereka tidak akan menunggu Nabi Penyelamat. Mereka boleh melakukannya sendiri.
Pergerakan Zionis pada asasnya bukanlah mewakili seluruh pergerakan Yahudi. Mereka pada asasnya adalah bangsa Eropah yang menyamar sebagai Bangsa Yahudi. Mereka adalah bangsa Eropah yang telah meninggalkan agama Kristian dan Yahudi. Mereka telah menjadi Eropah Sekular, iaitu Eropah yang meninggalkan agama. Agama hanya setakat di dalam dinding gereja. Agama yang tidak terlibat dalam seluruh aspek kehidupan.
Pada tahun 1917, Britain telah mencadangkan perjanjian Balfour, yang bertujuan jelas untuk membina penempatan Negara Yahudi. Pada tahun 1919 Britain telah mengalahkan tentera Turki. Dan dalam jangka waktu 1919-1948, bangsa Yahudi menjarah Tanah Suci. Bangsa Eropah lah yang membuka pintu bagi membolehkan bangsa Yahudi berpindah ke Palestine. Bangsa Eropah lah yang menguasai Tanah Suci sekarang. Sebelum itu, Khilafah Othmaniah tidak pernah membenarkan orang Yahudi kembali ke sana. Mereka boleh datang sebagai pelancong tetapi tidak boleh menuntutnya. Tetapi sekarang orang Yahudi sudah kembali dan Negara Israel telah dilahirkan pada 1948.
Jelaslah kini, Yakjuj dan Makjuj telah dilepaskan dari EROPAH. Ya, tapi Eropah bahagian mana? Eropah Barat atau Eropah Timur?.
Sudah dijelaskan apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan, maka dunia akan menghadapi kuasa yang tidak dapat dikalahkan.
Apabila Islam muncul, tentera Islam mampu mengalahkan dua kuasa besar di dunia iaitu Empayar Byzantine dan Empayar Parsi. Pada ketika itu Islam adalah penguasa dunia, dan tentera Islam menyerang Eropah dari dua arah. Serangan kecil berlaku di Sepanyol, melalui Gibraltar dan Selatan Perancis. Tetapi serangan besar-besaran adalah melalui pergunungan Caucasus. Laluan antara dua banjaran gunung. Dengan itu tentera Islam melancarkan serangan terhadap Eropah. Tentera itu akhirnya dihentikan dan dikalahkan oleh satu kuasa yang amat kuat. Tidak mampu dikalahkan.
Siapakah mereka? Mereka adalah puak yang muncul dari kawasan Zulqarnain membina temboknya dahulu. Iaitu laluan di antara dua banjaran gunung. Puak yang dahulunya dikenali dalam sejarah sebagai puak Khazar. Mereka inilah yang menunjukkan kekuatan yang tidak mampu dikalahkan. Jadi apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan, mereka bukan dilepaskan dari Eropah Barat. Mereka dilepaskan dari Eropah Timur dan mereka ini lah juga yang bertukar menjadi Yahudi. Yahudi Eropah adalah berasal dari puak Khazar ini. Jadi asal usul pertama Yakjuj dan Makjuj adalah dari Eropah Timur. Bukan dari seluruh Eropah, tetapi dari Eropah yang menjadi Yahudi.
Apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan, yang pertama dari mereka akan melalui tasik Tabariyah (Sea of Galilee) dan meminum airnya. Dan apabila yang terakhir dari mereka melaluinya , mereka akan berkata, “Dahulu d sini terdapat air.”
Siapakah yang meminum air di situ? Sebanyak manakah air yang tinggal kini?
 
Imej satelit Tasik Tabariyah atau Galilee 
Imej satelit Tasik Tabariyah yang semakin kering
[Tasik Tabariyah atau Galilee adalah tasik air tawar yang terbesar di Palestine. Sepanjang 21 kilometer dan selebar 13 kilometer. Mempunyai kedalaman maksimum 150 kaki  dan berada pada 708 kaki di bawah aras laut. 708 kaki adalah catatan terkini dan terendah, menghampiri tahap merah (bahaya). Paras tersebut terus menurun sehingga pihak berkuasa Israel merayu kepada Barat membantu menyelesaikan masalah mereka. Tasik Tabariyah adalah sumber utama minuman dan pertanian di negara haram Israel itu.]
Hotel-hotel Yahudi di pesisir tasik Tabariyah
Jadi yang meminum air di situ adalah Israel. Hanya Israel satu-satunya yang menggunakan semua air di tasik itu. Maka Yakjuj dan Makjuj dikenal pasti berada di Israel sekarang. Persoalan berikut, siapakah yang bertanggungjawab di Israel dalam meminum air ini? Siapakah yang bertanggungjawab dalam penggunaan air yang sangat besar ini dan ke manakah ia digunakan? Jawapannya bukanlah dalam bidang pertanian sahaja. Tetapi dalam perekonomian industri lah yang menggunakan air yang begitu banyak.  Selain itu ia digunakan untuk menghijaukan padang pasir yang sudah semestinya memerlukan air yang banyak. 
Kerajaan Israel lah yang bertanggungjawab terhadap semua ini. Dan siapakah dalam Kerajaan Israel? Jawabnya Bangsa Yahudi Eropah. Bukan Yahudi Bani Israel. Bani Israel adalah Yahudi yang berasal dari Mesir, Yaman, Iraq, Morocco yang mempunyai pertalian kaum dengan orang Arab. Bani Israel tidak akan menjadi Yahudi Eropah.
Jadi jelas seperti yang digambarkan dalam hadis “mereka melewati tasik Tabariyah dan meminum airnya” bermaksud Yakjuj dan Makjuj yang berasal dari Eropah Timur, dari puak Khazar. Ada sebuah buku yang boleh dibaca di internet mengenai puak ini iaitu puak ke-13. Buku tersebut berjudul “The 13th Tribe”. Yahudi diketahui mempunyai 12 kabilah atau puak. Maka siapa pula puak yang ke-13 itu?
Eropah Timur yang menempatkan bangsa Yakjuj Makjuj
Setelah mengenal pasti siapa Yakjuj dan Makjuj, dapatlah difahami Eropah bukan sahaja bertanggungjawab dalam mengembalikan Yahudi ke Tanah Suci. Tetapi Eropah juga sebenarnya adalah satu tamadun Yakjuj dan Makjuj. Tamadun ini tidak mampu dikalahkan kerana ia adalah satu tamadun yang sentiasa berkembang. Sentiasa menjadi ikutan tamadun lain di seluruh dunia.
Di mana-mana pun di dunia ini, di mana kuasa wujud, ia akan berada di tangan Yakjuj dan Makjuj. Setiap kali kuasa jatuh ke tangan orang yang benar dan beriman, mereka akan dimusnahkan. Mereka tidak akan dibenarkan untuk berkuasa. Orang-orang Islam tidak akan mampu membangunkan sebuah negara Islam pun, selagi Yahudi berada di Tanah Suci. Negara tersebut pasti akan dimusnahkan. Orang-orang mungkin boleh membangunkan sebuah negara Islam di pedalaman, tetapi tidak di peringkat pusat.
Apabila Yakjuj dan Makjuj dilepaskan dan orang-orang Yahudi telah kembali ke tanah Suci, maka pementasan drama terhebat sudah berada di depan mata. Drama itu adalah seluruh dunia akan menunjukkan tanda seolah-olah inilah dia pengakhiran sejarah. Di mana tiada siapa lagi yang mampu menggantikan mereka yang menguasai dunia sekarang. Arnold Toynbee, ketika menulis bukunya, “Civilization on Trail” pada tahun 1940-an telah beranggapan bahawa Tamadun Barat telah tiba dan tamadun-tamadun sebelumnya hanya tinggal sejarah. Termasuklah tamadun Islam.
Francis Fukuyama
Kemudian dalam tahun 1992, Francis Fukuyama dalam bukunya ‘The end of History” juga memberikan kesimpulan yang sama. Sebabnya adalah kerana mereka adalah Yakjuj dan Makjuj dan tiada siapa akan mampu mengalahkan mereka. Tetapi apakah mereka akan kekal selamanya? Adakah mereka yang menguasai bumi hari ini akan terus menguasai buat selamanya?

Dalil Mengenai Wanita Sholeha

03 Februari 2013

Wanita Shalihah adalah:

1. Allah telah memberikan sebuah definisi wanita sholihah yang menjadi perhiasan dan kesenangan terbaik di dunia, sebagaimana dalam firman-Nya:

لرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا ٣٤

Artinya:
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar."
"… Maka wanita yang sholih, ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri
ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka) …" (QS. an-Nisa’:34)

2. Rasulullah SAW juga memberikan gambaran wanita sholihah terbaik sebagaimana dalam hadits:

Dari Abu Hurairah ra berkata: "Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam ditanya:’Siapakah wanita yang paling baik?’ Beliau menjawab:
‘(Sebaik-baik wanita) adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, mentaati (suami)-nya jika ia memerintahnya dan ia tidak menyelisihi (suami)-nya dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.’ (HR. Ahmad, al Hakim, an Nasa’i dan ath Thobrani dan di Shohihkan oleh al Albani).

3 Beliau Rasulullah SAW juga berwasiat untuk memilih wanita yang memiliki dien (agama) yang baik sebagai ukuran keshohihan seorang wanita, bukan kecantikan, kedudukan atau hartanya.

Dari Abu Hurairah ra dari Nabi SAW bersabda:
"Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, kecantikannya dan karena dien (agama)-nya; maka pilihlah yang memiliki dien maka engkau akan beruntung." (HR. Bukhari dan Muslim)

Manfaat Menunaikan Sholat Fardhu Dipangkal Waktu

02 Februari 2013

Janganlah sampai kita umat Islam meninggalkan yang namanya shalat wajib 5 waktu, karena begitu besar faedah dan manfaat yang bisa kita dapatkan tanpa kita sadari. Bagaimanapun keadaannya, selama masih bernafas, seorang muslim wajib hukumnya untuk menjalankan sahalat 5 waktu ini.
Apalagi kalau menjalankannya di awal waktu serta berjamaah.

Barang siapa yang mengerjakan sholat fardhu di awal waktu maka:


  1. Ia akan di cintai Allah
  2. Badannya akan sehat
  3. Keberadaannya di jaga malaikat
  4. Rumahnya di berkahi Allah
  5. Wajahnya akan menampakan jati dirinya yg shalih
  6. Hatinya akan lembut
  7. Ia akan melewati shirothol mustaqim seperti kilat
  8. Ia akan selamat dari siksa neraka
  9. Ia akan di tempatkan Allah di surga.

(riwayat: Ustman bin Affan)

Saat terindah bagi seorang pecinta adalah ketika ia bertemu, bercengkrama, dan berdialog dengan orang yang dicintainya.
Ketika itu, segala beban hidup dan kenistapaan akan hilang seketika. Bagi orang beriman, bertemu Allah lewat shalat adalah saat yang paling dinantikan, karena pada waktu itulah ia bisa mencurahkan semua isi hati dan bermi'raj menuju Allah.

4 Golongan Wanita Ahli Surga Dan Wanita Ahli Neraka

01 Februari 2013

4 Wanita ahli surga

1. Wanita yang menjaga diri dari berbuat haram, berbakti pada Allah swt, Rasul dan suaminya.

2. Wanita yang menerima dengan senang hati keadaan serba kekurangan dengan suaminya dan
banyak keturunannya serta penyabar.

3. Wanita yang bersifat pemalu dan bila suaminya pergi ia menjaga diri dan harta suaminya dan jika suaminya datang ia mengekang mulutnya dari perbuatan yang tidak layak.

4. Wanita yang ditinggal mati suaminya dan mempunyai anak masih kecil lalu menahan dirinya untuk kawin lagi karena ingin mengurus anak-anak dan mendidik serta memperlakukannya dengan baik, dan bersedia kawin lagi karena khawatir anaknya akan sia-sia/ terlantar.

4 Wanita ahli neraka (kecuali telah bertobat)

1. Wanita yang mulutnya jelek pada suaminya dan jika suaminya pergi ia tidak menjaga dirinya
danjika suaminya datang ia memaki/memarahinya.

2. Wanita yang memaksa suaminya membeli apa yang suaminya tidak mampu.

3. Wanita yang tidak menutupi dirinya dari laki-laki lain dan keluar rumah dengan menampakkan
perhiasan dan kecantikannya untuk menarik perhatian laki-laki lain.

4. Wanita yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur serta tidak berbakti pada Allah swt dan suaminya.